Langkah pertama: Pemahaman tentang keseluruhan efek pemasangan dan tata letak umum aksesori untuk partisi toilet

Langkah 2: Menandai

Seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas, tandai garis pemasangan braket sudut dan penyangga lantai sesuai dengan rencana tata letak toilet dalam proyek dan kondisi aksesori sebenarnya.
Langkah 3: Pasang tiang tengah dengan sekat tengah dan tiang samping dengan panel terbuka menggunakan braket sudut, kemudian pasang penyangga lantai pada posisi yang ditentukan.

Catatan: Saat merakit tiang tengah dan partisi tengah, geser kedua braket sudut pada posisi yang sama sebesar 5 mm secara vertikal untuk mencegah sekrupnya saling mengganggu.
Untuk pemasangan penyangga lantai: Pertama-tama letakkan penyangga di lantai; jaraknya dari tepi panel tiang harus ditentukan oleh perbandingan lebar panel. Kemudian pasang penyangga lantai langsung ke panel tiang. Umumnya, satu penyangga lantai digunakan untuk setiap panel tiang samping, dan dua untuk setiap panel tiang tengah.
Langkah 4: Pasang braket sudut pada panel dinding dan penyangga lantai di lantai.

Seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas, bor lubang dengan bor palu dan masukkan sumbat ekspansi. Kencangkan braket sudut dengan erat menggunakan sekrup sadap otomatis kepala datar baja tahan karat berukuran 4×30. Pastikan braket dipasang secara tegak lurus, sejajar secara vertikal, dan diberi jarak yang sama.
Untuk penyangga lantai: Bor lubang di lantai dengan bor palu, masukkan sumbat ekspansi, lalu kencangkan penyangga ke lantai menggunakan sekrup 4×30.
Langkah 5: Tempatkan partisi tengah yang telah dirakit sebelumnya dengan tiang tengah, serta panel terbuka dengan panel tiang samping pada posisinya.

Catatan: Tempatkan spacer pada sisi dinding partisi tengah untuk mendorongnya erat ke dinding. Sesuaikan sudut untuk memastikan permukaan depan dan samping partisi tegak lurus, lalu kencangkan braket sudut dan lepaskan spacer.
Amankan panel terbuka dan tiang samping dengan cara yang sama. Periksa apakah semua panel samping dan partisi tengah sejajar dan terletak pada bidang yang sama.
Langkah 6: Pasang kawat gigi silang

Kencangkan penyangga silang ke panel tiang dan panel terbuka. Bor lubang pada penyangga silang dengan bor listrik dan kencangkan dengan sekrup self-sapping baja tahan karat M4×16.
Periksa jarak bebas di bagian atas dan bawah pintu; penyimpangannya harus berada dalam 0,5 mm. Pastikan tiang tengah dan tiang samping sejajar pada bidang yang sama dan tetap tegak lurus.
Langkah 7: Pasang engsel pada posisi yang ditentukan pada gambar.
Catatan: Saat memasang engsel pintu, atur masing-masing 150 mm dari tepi atas dan bawah.
Melangkah8: Pasang pintu yang sudah dirakit sebelumnya ke partisi, lalu pasang kunci dan pegangan pintu pada posisi yang ditentukan.
Catatan: Setelah memasang engsel, periksa celah pintu antara 2 mm dan 3,5 mm. Toleransi lebar celah satu sisi adalah 0,5 mm, dan semua celah yang berdekatan harus seragam sebelum engsel dikencangkan. Saat memasang kait, sesuaikan jarak antara kait dan kunci terlebih dahulu, lalu kencangkan kaitnya dengan kencang.
Langkah 9: Pasang pengait mantel dan aksesori lainnya, lalu periksa dan bersihkan.
Catatan: Setelah memasang pengait mantel dan aksesori lainnya, periksa seluruh partisi dari cacat seperti goresan dan retakan. Perbaiki area yang rusak dengan cat atau pena sentuh yang serasi. Setelah perbaikan selesai, bersihkan seluruh permukaan dan lantai, lalu serahkan untuk diterima pelanggan.